Dari tahun 2016, Disney memang sempat mengumumkan bahwa “Frozen” akan memiliki sekuelnya. Tidak heran jika Disney juga menyuguhkan film pendek Frozen di awal pemutaran film COCO sebagai sebuah ‘pengingat’ dan sempat menuai banyak protes oleh para penggemar.

Film animasi yang sempat ngehits pada tahun 2013 ini sempat menuai kontroversi sekaligus pujian mengenai tema pro-LGBTQ yang dirasakan dari lirik lagu “Let it Go” dan dianggap sebagai “lagu untuk memberanikan diri ke khalayak luar”.

Conceal don’t feel, don’t let them know
Well now they know …
Let it go, let it go
Can’t hold it back anymore

Karena itu juga, ketika diketahui “Frozen” akan memiliki filmnya yang kedua, para penggemar membuat langkah lebih dulu dengan membuat sebuah petisi dan kampanye agar Disney memberikan Elsa pacar perempuan di “Frozen 2” nanti melalui hashtag #GiveElsaAGirlfriend.

> Dear [@Disney](https://twitter.com/Disney?ref_src=twsrc%5Etfw), [#GiveElsaAGirlfriend](https://twitter.com/hashtag/GiveElsaAGirlfriend?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw) > > — Alexis Isabel (@lexi4prez) [May 1, 2016](https://twitter.com/lexi4prez/status/726603926221541376?ref_src=twsrc%5Etfw)
> [#GiveElsaAGirlfriend](https://twitter.com/hashtag/GiveElsaAGirlfriend?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw) > Because I want this: > > Kid: so you have two mommies? > my kid: yes > Kid: so like Elsa & ___ > my kid: yes > Kid: that's cool! > > — sea (@perkysnow) [May 1, 2016](https://twitter.com/perkysnow/status/726719676076662784?ref_src=twsrc%5Etfw)
Indina Menzel, pengisi suara Elsa merespon positif spekulasi para penggemar dengan menunjukkan ketidak sabarannya untuk kemungkinan-kemungkinan yang ada di film *“Frozen 2”* nanti. Spekulasi para penggemar terkait pacar perempuan untuk Elsa pun sampai di telinga Jennifer Lee, penulis sekaligus sutradara *“Frozen”*.

Dilansir dari The Huffington Post, Jennifer Lee diwawancara mengenai spekulasi ini di perilisan film barunya “A Wrinkle Time”. Dalam interviewnya pun ditanyakan apakah Elsa akan memiliki pacar perempuan dan apakah adakah pembicaraan terkait pembentukan pasangan antara kreator dan orang-orang di balik layar.

“Aku senang dengan apa yang orang katakan dan pikirkan tentang film kami, terutama tentang bagaimana dialog Elsa dapat menyuarakan pendapat semua orang. Ini sangat berarti bagi kami,” kata Lee.

“Nah tentang akan seperti apa nanti, kita masih banyak diskusi tentang hal tersebut dan kita benar-benar berhati-hati tentang hal-hal terkait,” Lee juga menambahkan. “Untukku, setiap hari Elsa memberitahuku kemana dia harus pergi, dan dia akan selalu memberi tahu kami. Aku selalu menuliskan sebuah karakter untuk keluar seperti dimana Elsa sekarang dan apa yang sedang dia lakukan dalam hidupnya. Dia akan menceritakannya padaku setiap hari dan kita akan lihat kemana kita pergi nantinya.”

Hal terkait ‘pacar perempuan’-nya Elsa ini memang belum benar-benar dapat dipastikan, tetapi rumor semakin kuat mengingat bagaimana baru-baru ini Disney membuat momen-momen terselubung yang menunjukkan mereka pro-LGBTQ.

Contohnya saja, adegan pada “Beauty and the Beast” (2017) yang sempat diributkan di Indonesia juga, yakni ketika LeFou berdansa dengan pria lain. Walaupun sutradara Bill Condon baru menyebut adegan itu sebagai “momen gay eksklusif” menjelang perilisan film tersebut dan bagi beberapa kritikus film hal tersebut tidak berarti apa-apa karena butuh kejelian untuk melihatnya.

Jangan lupakan juga bagaimana “Finding Dory” yang ngehits tahun 2016 itu juga memiliki satu adegan yang memperlihatkan pasangan lesbian. Saat itu sutradaranya, Andrew Stanton hanya mengatakan bahwa hal tersebut bisa berarti apa saja.

Meskipun Disney akan terus terselubung jika membahas tema LGBTQ di filmnya, gagasan tentang “Banyak diskusi” tentang masa depan Elsa ini menunjukkan bahwa Disney benar-benar teliti dengan cerita yang akan disuguhkan ke layar lebar.

Di sisi lain, tentu spekulasi penggemar tentang kampanye #GiveElsaAGirlfriend ini juga menuai banyak kontroversi saat itu dan menentangnya dengan #DontGiveElsaAGirlfriend.

> [@Disney](https://twitter.com/Disney?ref_src=twsrc%5Etfw) Elsa is a good role model the way she is: independent and happy at the same time. Let's not ruin that [#DontGiveElsaAGirlfriend](https://twitter.com/hashtag/DontGiveElsaAGirlfriend?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw) > > — opinion8ted (@opinion8ted7) [May 3, 2016](https://twitter.com/opinion8ted7/status/727300550618931200?ref_src=twsrc%5Etfw)
 

> [#DontGiveElsaAGirlfriend](https://twitter.com/hashtag/DontGiveElsaAGirlfriend?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw) that kind of stuff belongs nowhere near a children's movie and would be incredibly manipulative on a child's mind. > > — Rehab Reject (@xRehab_Rejectx) [May 3, 2016](https://twitter.com/xRehab_Rejectx/status/727382872043085824?ref_src=twsrc%5Etfw)
Jadi, apakah Elsa nantinya akan punya pacar perempuan baru akan terbukti di “Frozen 2” yang akan dirilis tahun depan. Kalau menurut kalian sendiri tentang spekulasi ini bagaimana? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya!